Apa Saja Jenis-Jenis Pasir? Temukan Penjelasannya di Sini!

Apa Saja Jenis-Jenis Pasir

cekbahanbangunan.com – Masing-masing jenis pasir memiliki fungsi yang didasarkan pada karakteristik dan type pasir itu sendiri. Artinya, supaya Anda tahu apa fungsi pasir, Anda perlu mengenal dulu seperti apa karakteristik pasir yang perlu digunakan.

Agar Anda tidak keliru memilih pasir yang perlu dibeli dan digunakan nanti, simak rangkuman singkat tentang karakteristik dan fungsi dari berbagai type pasir berikut ini, yuk simak Apa Saja Jenis-Jenis Pasir? Temukan Penjelasannya di Sini! Selamat membaca!

Pasir Beton

Pasir beton dapat dikenali dari warnanya yang abu gelap hingga kehitaman. Jenis pasir ini juga sangat halus serta tidak akan membentuk gumpalan ketika digenggam. Artinya, pasir akan langsung kembali buyar begitu genggaman dilepaskan.

Karena karakteristiknya, pasir beton pas digunakan untuk menguatkan dan merekatkan material lain. Karenanya, pasir ini jadi salah satu agregat penting untuk merekatkan batu dan batu bata, mengecor dinding dan pondasi, maupun memplester dinding. Hasil plesteran pun lebih halus karena tekstur pasir beton.

Pasir Pasang

Dibandingkan pasir beton, pasir pasang terasa jauh lebih halus lagi ketika dipegang karena butirannya punya ukuran agregat yang jauh lebih kecil dan halus. Meski demikian, elemennya lebih padat sehingga pasir akan tetap menggumpal ketika Anda menggenggam dan mengepalkan tangan Anda.

Karena karakteristiknya, jenis pasir ini cocok dicampur dengan pasir beton untuk menghasilkan campuran pondasi yang lebih kuat serta hasil akhir plesteran dinding yang lebih halus.

Pasir Jebrod (Pasir Merah)

Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, pasir jebrod (pasir merah) memang memiliki warna yang merah atau agak oranye. Karena berasal dari Jebrod, Cianjur, pasir merah pun dikenal dengan nama pasir jebrod. Meski begitu, ada juga yang berasal dari Sukabumi. Karakternya ditandai dengan butiran pasir yang besar dan jika digumpalkan tidak akan ambyar atau berubah bentuknya.

Karena karakteristiknya, pasir jebrod cocok digunakan untuk menambah daya rekat bangunan berkat karakternya yang kasar, namun dengan partikel yang kecil dan erat. Karena itulah jenis pasir yang satu ini juga sering digunakan untuk pengecoran, bersamaan dengan pasir beton.

Pasir Elod

Salah satu karakteristik utama dari pasir elod adalah warnanya, yang kebanyakan hitam kelam. Meski begitu, ada juga beberapa yang berwarna abu gelap. Warna tersebut berasal dari kandungan tanah yang masih terdapat di dalam pasir, sehingga kandungan tersebut pun masih bisa terasa saat digenggam. Di samping itu, pasir elod juga punya butiran kecil nan halus, bahkan lebih halus daripada pasir beton maupun pasir pasang.

Karena ada kandungan tanah di dalamnya, jenis pasir ini pun tak bisa digunakan sebagai material bangunan. Meski begitu, pasir elod masih dapat digunakan sebagai material utama dalam pembuatan batako. Hanya saja, ada juga beberapa orang yang mencampurkannya dengan pasir beton untuk plesteran dinding.

Pasir Sungai

Jenis pasir berikutnya adalah pasir sungai, yang punya butiran sedang – tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, dengan ukuran butiran agregat yang berkisar antara 0,063 mm sampai 5 mm. Seperti yang namanya tunjukkan, jenis pasir ini berasal dari sungai. Proses pengambilannya dilakukan secara langsung dari sungai dan biasanya adalah hasil dari gigisan bebatuan sungai yang keras dan tajam. Karenanya, pasir sungai diyakini punya kualitas baik karena kuat.

Berdasarkan karakteristiknya, pasir sungai banyak digunakan sebagai campuran pengecoran maupun pondasi rumah. Hal ini dikarenakan keyakinan bahwa penggunaan pasir sungai akan membuat pondasi rumah maupun bangunan jadi lebih kuat dan tahan lama.

Demikian informasi yang dapat Admin sampaikan seputar Bahan Bangunan mengenai Apa Saja Jenis-Jenis Pasir, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua terkait jenis yang dapat Anda terapkan dalam konturuksi bangunan rumah.

One thought on “Apa Saja Jenis-Jenis Pasir? Temukan Penjelasannya di Sini!

  1. Gan, kenapa kalau bangunan atau besi kena garam cepat keropos ya?
    Btw saya adalah distributor garam dari Putra Garam

    Terima kasih sharing artikelnya. Sukses buat agan dan keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *