Jenis Atap Rumah Yang Paling Banyak Digunakan

Jenis Atap Rumah Yang Paling Banyak Digunakan

cekbahanbangunan.com – Meskipun pada dasarnya atap memiliki satu fungsi utama, yaitu sebagai pelindung rumah dari hujan, panas, angin, debu, dan sebagainya, nyatanya ada beragam jenis atap rumah yang bisa Anda temukan saat ini.

Perkembangan tersebut bisa dikatakan sebagai hasil dari perkembangan teknologi juga, karena manusia akan selalu mencari solusi yang semakin pas dengan kebutuhan atau permasalahan yang dimiliki. Hal ini dipertegas dengan adanya karakteristik yang berbeda-beda antara satu jenis atap dengan jenis yang lain.

Untuk membantu Anda memilih, yuk simak daftar Jenis Atap Rumah yang Paling Banyak Digunakan, Anda Pilih yang Mana? dan kenali ciri-cirinya berikut ini, yuk!

Atap Genteng Tanah Liat

Bisa dibilang, atap genteng tanah liat adalah genteng sejuta umat, karena memang paling banyak digunakan, terutama di Indonesia. Pasalnya, jenis atap ini memang terjangkau, mudah diperoleh, punya banyak model dan bentuk, tahan lama, dan kokoh. Hanya saja, Anda harus mengaplikasikan cat pelapis agar permukaannya tidak mudah berjamur atau berlumut. Selain itu, pemasangannya membutuhkan kerangka atap yang menggunakan banyak kayu.

Atap Seng

Beda dengan atap sebelumnya, penggunaan rangka atap untuk pemasangan atap seng terbilang minim. Belum lagi, jenis atap yang satu ini punya bobot yang ringan. Harganya juga terjangkau dan pemasangannya cukup mudah. Hanya saja, atap seng mudah berkarat dan tidak cocok digunakan untuk rumah karena bisa membuat rumah jadi panas – ingat, sifat seng adalah menahan panas. Belum lagi, atap ini bisa timbulkan suara berisik saat hujan turun.

Atap Canopy

Dengan bentuk yang sangat variatif dan bahkan tersedia dalam beragam warna, tak heran kalau atap canopy alias kanopi jadi favorit banyak orang. Apalagi, ketahanan jenis atap ini pun terbilang cukup lama, bahkan bisa mencapai puluhan tahun, lho! Akan tetapi, pemasangan atap kanopi butuh ventilasi yang cukup agar ruangan di dalam rumah tidak terasa gelap.

Atap Membrane

Sifat atap membrane sangatlah fleksibel, sehingga bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Hal ini bisa Anda simak dari penggunaannya di berbagai tempat komersial seperti kafe, restoran, area wisata, stadion, dan sebagainya. Harga dari atap membrane juga cukup terjangkau.

Atap Genteng Beton

Sebagai alternatif dari atap genteng tanah liat, ada atap genteng beton yang punya cetakan bentuk serupa. Jenis atap yang satu ini paling umum digunakan pada berbagai rumah dengan desain minimalis modern. Bentuknya juga beragam, mulai dari yang datar sampai yang bergelombang. Material beton pun sangat kokoh dan tahan lama, dan perawatannya juga mudah. Hanya saja, atap benteng beton jelas jauh lebih berat.

Baca Juga : Jenis Bentuk Atap Rumah dan Ciri-Cirinya, Mana yang Pas untuk Indonesia?

Atap Beton Cor

Berikutnya ada atap beton cor, yang juga dikenal sebagai beton bertulang. Jenis yang satu ini paling umum digunakan untuk hunian atau bangunan bertingkat. Sifatnya sendiri sangat tangguh, bahkan saat melawan cuaca dan risiko pelapukan. Belum lagi, atap beton cor juga tidak mudah menyebarkan api, sehingga bisa meminimalisir risiko kebakaran.

Sayangnya, jenis atap ini gampang berlumut dan tanaman liar pun mudah tumbuh di sela-sela permukaannya, terutama seiring dengan bertambahnya usia bangunan. Selain itu, pemasangan atap ini membutuhkan pondasi cakar ayam yang benar-benar kuat.

Atap Genteng Keramik

Meskipun namanya atap genteng keramik, bahan baku utama saat pembuatan sebenarnya adalah tanah liat. Hanya saja, proses produksi diakhiri dengan pengaplikasian pelapis warna glatzur saat finishing. Hal ini memungkinkan warna pada genteng keramik agar mampu bertahan lama. Proses pemasangannya sendiri membutuhkan rangka kayu dan beton, dan harus menggunakan mur baut untuk mengunci genteng.

Demikian informasi yang dapat Admin sampaikan seputar Bahan Bangunan Jenis Atap Rumah yang Paling Banyak Digunakan semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua terkait jenis yang dapat Anda terapkan dalam konturuksi bangunan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *