Jenis Jenis Beton Dalam Konstruksi Bangunan

Jenis Jenis Beton Dalam Konstruksi Bangunan

cekbahanbangunan.com – Dalam dunia kontruksi bangunan terdapat bahan material jenis jenis beton yang dipergunakan sesuai peruntukannya.

Beton merupakan material bahan bangunan komposit yang terdiri dari kombinasi aggregat dan pengikat semen. Bentuk yang paling umum dari beton adalah beton semen Portland, yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir), semen dan air.

Ada berbagai macam jenis beton antara lain :

1. Beton Non Pasir

Beton jenis ini dibuat tanpa menggunakan material pasir, komposisinya terdiri dari air, semen, dan kerikil saja. Karena tanpa menggunakan pasir maka rongga rongga kerikil tidak terisi. Sehingga beton berongga dan berat jenisnya lebih rendah dari pada beton biasa. Selain itu karena tanpa pasir maka tidak membutuhkan pasta-pasta untuk menyelimuti butir-butir pasir sehingga keubtuhan semen relative lebih sedikit.

2. Beton Bertulang

Beton biasa sangat lemah dengan gaya tarik, namun sangat kuat dengan gaya tekan, batang baja dapat dimasukkan pada bagian beton yang tertarik untuk membantu beton. Beton yang dimasukkan batang baja pada bagian tariknya inilah yang disebut dengan beton bertulang.

3. Beton Ringan

Beton jenis ini sama dengan beton biasa perbedaannya hanya agregat kasarnya diganti dengan agregat ringan. Selain itu dapat pula dengan beton biasa yang diberi bahan tambah yang mampu membentuk gelembung udara waktu pengadukan beton berlangsung, beton jenis ini memiliki banyak pori sehingga berat jenisnya lebih rendah dari pada jenis beton biasa.

4. Beton Siklop

Beton jenis ini sama dengan beton normal biasa, perbedaannya terletak pada beton ini menggunakan ukuran agregat yang relative besar, beton ini diperuntukkan pada pembuatan bendungan, pangkal jembatan, dan sebagainnya. Ukuran agregat kasar dapat sampai 20 cm, namun proporsi agregat yang lebih besar dari biasanya ini sebaiknya tidak lebih dari 20 persen dari agregat seluruhnya.

5. Beton Hampa

Seperti yang telah diketahui bahwa kira-kira separuh air yang dicampurkan saja yang bereaksi dengan semen, adapun separuh sisanya digunakan untuk mengencerkan adukan. Beton jenis ini diaduk dan dituang serta dipadatkan sebagaimana beton biasa, namun setelah beton tercetak padat kemudian air sisa reaksi disedot dengan cara khusus. Seperti cara vakum. Dengan demikian air yang tertinggal hanya air yang digunakan untuk reaksi dengan semen, sehingga beton yang diperoleh sangat kuat.

Baca Juga : Apa Itu Mutu Beton, Simak Penjelasannya

6. Beton Prategang

Jenis beton ini sama dengan beton bertulang, perbedaannya terdapat pada batangan baja yang dimasukkan ke dalam beton ditegangkan terlebih dahulu, batangan baja ini tetap mempunyai tegangan sampai beton yang dituang mengeras, bagian balok beton ini walaupun menahan lenturan tidak akan terjadi retak.

7. Beton Pracetak

Beton biasa dicetak /dituang di tempat cetakan. namun dapat pula dicetak di tempat lain, fungsinya di cetak di tempat lain agar memperoleh mutu yang lebih baik. Selain itu dipakai jika tempat pembuatan beton sangat terbatas, sehingga sulit menyediakan tempat percetakan perawatan betonnya.

8. Beton Serat

Beton komposit yang terdiri dari beton biasa dan bahan lain yang berupa serat. Komposisi serat berupa batang-batang 5 sd 500 mm,panjang 25-100 mm, serat asbatos, tumbuh-tumbuhan, serat plastic, kawat baja.

9. Beton Massa

Beton yang dituang dalam volume besar yaitu perbandingan antara volume dan permukaannya besar. Bila dimensinya lebih besar dari 60 sm. Pondasi besar, pilar, bendungan. Harus diperhatikan perbedaan temeratur.

10. Fero Semen

Suatu bahan gabungan yang diperoleh dengan cara memberikan ortar semen suatu tulangan yang berupa suatu anyaman kawat baja.

11. Lain-Lain

Beton mutu tinggi, polimer beton, beton modifikasi blok, polimer impregnated concrete, beton kinerja tinggi, dll.

Demikian informasi yang dapat Admin sampaikan seputar Bahan Bangunan mengenai Jenis Jenis Beton Dalam Konstruksi Bangunan, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua terkait jenis yang dapat Anda terapkan dalam konturuksi bangunan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *