Jenis Semen Biasa/Abu – Abu Beserta Fungsinya

Jenis Semen Biasa Abu – Abu Beserta Fungsinya

cekbahanbangunan – Semen portland atau jenis semen biasa/abu – abu adalah bahan pengikat hidrolis paling utama yang dibutuhkan. Hal ini dikarenakan semen akan mengikat dimana memiliki sifat kohesi dan adhesi.

Bila semen diberi air dan timbul reaksi kimia, maka semen akan menjadi keras dan kaku. Semen ini diproduksi dengan menggiling halus linker atau mineral pembentuk semen. Berikut uraian mengenai Jenis Semen Biasa/Abu – Abu Beserta Fungsinya yang wajib Anda ketahui.

Semen Portland Type I

Semen portland type I adalah jenis semen biasa yang sering digunakan. Semen ini adalah yang paling umum dipakai oleh masyarakat luas untuk menambal bahan bangunan ataupun lainnya yang berhubungan bangunan. Bahan semen ini dipakai untuk konstruksi bangunan secara umum seperti dapur, teras, dan rumah.

Semen portland type 1 tidak memerlukan syarat khusus untuk kekuatan tekanan awal dan hidrasi panas. Fungsi dari semen ini adalah untuk membangun konstruksi bangunan tempat tinggal, jalan raya, dan gedung bertingkat. Semen jenis ini sangat cocok untuk bangunan ataupun area yang jauh dari pantai dan punya kadar sulfat relatif rendah.

Semen Portland Type II

Semen portland type II ini juga menjadi kategori semen biasa atau abu – abu. Perbedaan letak geografis ternyata sangat berpengaruh terhadap kebutuhan semen karena biasanya suatu lokasi memiliki kadar asam sulfat dan tingkatan hidrasi tersendiri. Bila semen type I disarankan untuk digunakan di daerah yang jauh dari pantai

Maka semen type II lebih disarankan untuk digunakan sebagai bahan bangunan yang lokasinya berada di dekat atau pinggir tanah rawa, irigasi, dermaga, bendungan, dan bahkan pantai. Hal ini dikarenakan semen ini mampu bertahan dengan kadar asam sulfat yang relatif tinggi dan hidrasi panas medium.

Semen Portland Type III

Jenis semen lainnya adalah tipe III. Penggunaan semen ini mirip dengan semen tipe I yang mana dipakai untuk konstruksi bangunan tanpa adanya syarat khusus. Semen portland type III mempunyai daya tekan tinggi saat proses permulaan pengikatan.

Kemudian, semen ini akan keras dengan cepat. Jenis semen ini sesuai untuk proses pembangunan gedung bertingkat dan bangunan tinggi. Selain itu, semen ini cocok untuk pembuatan jalan beton, jalan tol, dan bangunan di dalam air. Ketahanan semen ini seperti beton yang berusia 28 hari.

Baca Juga : Jenis Semen Campur Dalam Kontruksi Bangunan

Semen Portland Type IV

Jenis semen portland type IV menjadi kategori semen lainnya yang harus dipahami. Semen ini memerlukan tekanan panas dan hidrasi yang rendah sehingga Anda harus memperhatikannya.

Semen ini meminimalkan proses pengerasan sehingga mencegah terjadinya keretakan. Semen jenis ini biasanya dipakai untuk pembuatan dam, bendungan, dan lapangan udara. Semen ini kuat sehingga awet untuk bahan pembuatan beberapa fasilitas tersebut.

Semen Portland Type V

Jenis semen portland type V menjadi kategori terakhir untuk semen biasa atau abu – abu. Semen ini biasanya cocok sekali untuk pembuatan konstruksi bangunan dengan daya tahan tinggi terhadap tingkatan asam sulfat. Semen ini memenuhi kebutuhan di area dengan tingkatan asam sulfat yang tinggi seperti rawa, pantai, air laut, dan tambang.

Biasanya bangunan di daerah tersebut adalah PLTN, PLTU, PLTA, pelabuhan, bendungan, dan lain – lain. Semen abu – abu atau biasa mempunyai nama lain semen portland yang mempunyai warna abu – abu cenderung biru. Kegunaan semen ini dikategorikan seperti diatas sesuai dengan tipenya. Anda bisa memilih jenis semen portland yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda.

Demikian informasi yang dapat Admin sampaikan seputar Bahan Bangunan mengenai Jenis Semen Biasa/Abu – Abu Beserta Fungsinya, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua terkait jenis yang dapat Anda terapkan dalam konturuksi bangunan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *