Mengenal Semen Mortar Dari Jenis Hingga Harga

Mengenal Semen Mortar Dari Jenis Hingga Harga

cekbahanbangunan.com – Bagi Developer atau Kontraktor mungkin istilah Mortar tidak asing lagi. Semen Mortar atau umumnya disebut semen instan atau mortar instan merupakan material bahan bangunan berbahan dasar semen, pasir, filler, dan additive khusus yang diformulasi khusus sesuai dengan fungsi dan kegunaan masing-masing jenis.

Mortar adalah bahan bangunan berbahan dasar semen yang digunakan sebagai “perekat” untuk membuat struktur bangunan. Yang membedakan mortar dengan semen, sebenarnya mortar adalah semen siap pakai yang komponen pembentuknya umumnya adalah semen itu sendiri, filler, dan berbagai jenis additif yang sesuai. Lebih tepatnya, Mortar adalah semen instan siap pakai.

Produk mortar bersifat instan atau siap pakai, penggunaannya tidak perlu lagi ditambahkan bahan material lain, cukup diaduk dengan air secukupnya dan langsung dapat dipalikasikan. Semen instan atau semen mortar ini menjadi bahan bangunan alternatif pengganti adukan semen-pasir konvensional, yang memiliki banyak keunggulan yang lebih praktis, berkualitas, dan efisien.

Fungsi dari hadirnya semen mortar menjadi adonan yang digunakan untuk mengikat blok dengan mengisi ruang di antara blok-blok tersebut. Mortar paling sering digunakan oleh tukang batu untuk mengikat blok batu, batu bata atau beton pada saat mengerjakan konstruksi bangunan. Bisa juga digunakan untuk perbaikan ketika aplikasi asli telah rontok atau rapuh.

Baca Juga : Jenis Semen Biasa/Abu – Abu Beserta Fungsinya

Seperti kita tahu, dalam proses penggunaan semen oleh tukang, biasanya kita melihat tukang mencampur semen, pasir ayak, kapur (lime), bata merah halus (opsional), dan air. Pencampuran ini tentunya selalu tidak pernah seragam dan juga hanya berdasarkan “intuisi” si tukang. Adanya mortar tentunya merubah konsep cara pencampuran seperti itu karena mortar adalah “Semen Instant” siap pakai, hanya tambah air, aduk, kemudian langsung bisa dipakai.

Kenapa kita pakai mortar?

Alasannya sebenarnya simpel, yaitu antara lain memiliki keunggulan :

1. Konsistensi

Karena diproduksi masal dan juga dengan alat modern dan oleh pabrikan, maka konsistensi bahan bakunya cukup seragam. Kita tidak perlu pusing lagi akan stabilitasnya.

2. Mudah

Jelas, tinggal tambah air, langsung pakai

3. Lebih baik

Adanya additif yang sesuai akan memberikan sifat bahan yang lebih baik dibanding hanya dengan menggunakan campuran semen biasa. Terkadang dengan aplikasi semen biasa bisa menyebabkan beberapa problem, antara lain lantai terangkat, dinding pecah-pecah / retak, dan lain-lain. Penggunaan mortar yang tepat akan bisa menghindarkan problem ini di kemudian hari.

Kekurangannya otomatis dari sisi harga, karena mortar dijual amat sangat jauh lebih mahal daripada semen (bisa di-check harganya di toko bahan bangunan/material) dan dibandingkan per kilo-nya.

Semen mortar sangat recomended untuk kebutuhan pembangunan rumah hunian tempat tinggal, karana memiliki banyak keunggulan. Jenis – jenis semen mortar yang umum beradar dipasar material bahan bangunan cukup bervariatif, seperti semen mortar untuk perekat pasangan bata ringan/hebel, mortar untuk plesteran dinding, mortar untuk acian plesteran, mortar untuk pasangan keramik, dan lain-lain.

  • Thinbed mortar : merupakan mortar perekat bata ringan / hebel. Tukang atau mandor bangunan sering menyebutnya dengan lem hebel atau lem perekat hebel karena saking tipis dan hematnya pemakaiannya. Daya sebar mortar instan ini lebih kurang sekitar 10 – 14 meter persegi dinding untuk kemasan @40kg
  • Plester siap pakai : adalah semen mortar plesteran dinding, bisa diaplikasikan untuk dinding bata ringan, bata merah, atau batako. Enaknya pake mortar ini karena tidak perlu repot tambah pasir lagi, praktis. Mortar plester yang bagus adalah yang memiliki komposisi dan konsistensi campuran yang homogen. Daya sebar sekitar 2.5 – 3 meter persegi untuk kemasan sak 50kg.
  • Mortar acian instan : merupakan mortar yang diformulasi khusus untuk menghaluskan permukaan dinding. Berbeda dengan semen biasa, mortar acian ini bersifat anti retak rambut dan warnanya cerah. Keuntungan jika sudah menggunakan acian adalah tak perlu lagi diplamir sehingga lebih hemat biaya.
  • Mortar perekat keramik : Pernah melihat lantai keramik terangkat atau terlepas dengan sendirinya..? itu namannya fenomena popping karena pengaruh cuaca dan deformasi material. Aplikasinya bisa sebagai perekat keramik dinding dan perekat keramik lantai. Mortar khusus pemasangan keramik ini diformulasi agar keramik merekat kuat dan tak mudah terlepas dari dasar (popping).

Jenis-Jenis Mortar

Setidaknya ada 4 jenis mortar yang perlu Anda ketahui, seperti semen mortar untuk perekat bata ringan, plesteran dinding, untuk acian, dan pemasangan keramik. Berikut penjelasan lengkapnya.. Di Indonesia telah diperkenalkan beberapa jenis mortar, yaitu antara lain :

1. Tile Adhesive (Perekat Keramik)

Ada vertikal (dinding) dan horizontal (lantai), dan juga ada perekat keramik baru diatas keramik lama (tanpa membongkar keramik lama)

2. Tile Grout

Sebagai pengisi nat (celah) antar keramik

3. Thin Bed

Untuk perekat AAC (Autoclaved Aerated Concrete) atau disebut dengan bata ringan

4. Skim Coat

Untuk pelapis dinding baru

Baca Juga : Jenis Semen Campur Dalam Kontruksi Bangunan

Setiap mortar sudah dibedakan berdasarkan fungsi karena memang sudah diformulasikan sesuai dengan kebutuhan dan standarisasi pabrik. Sehingga Anda tak perlu khawatir adanya perbedaan kualitas di setiap sisi rumah. Namun perlu diperhatikan juga jangan sampai salah menggunakan mortar untuk pengerjaan tertentu.

Demikian informasi yang dapat Admin sampaikan seputar Bahan Bangunan mengenai Mengenal Semen Mortar Dari Jenis Hingga Harga Dalam Konstruksi Bangunan, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua terkait jenis yang dapat Anda terapkan dalam konturuksi bangunan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *