Pengelompokan Logam Berdasarkan Bahannya, Apa Saja?

Logam Ferro

cekbahanbangunan.com – Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, ada berbagai jenis logam yang bisa Anda temukan. Seluruh logam tersebut dapat dikelompokkan ke dalam berbagai kategori yang dibuat berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya jenis logam berdasarkan bahan.

Hanya saja, apa saja jenis-jenis kategori dalam pengelompokan logam berdasarkan bahan? Untuk lebih jelasnya, Anda bisa simak penjelasannya berikut ini mengenai Pengelompokan Logam Berdasarkan Bahannya, Apa Saja? Selamat membaca!

1.  Logam Ferro

Logam ferro adalah jenis logam yang pembentukannya melibatkan penggabungan besi dan karbon. Karena itulah logam ferro juga sering disebut dengan nama besi karbon. Di dalamnya, terdapat unsur kandungan seperti mangan, silisium, fosfor, dan belerang, meskipun jumlah campurannya tidak begitu tinggi.

Karena ada kandungan karbon di dalamnya, logam ferro pun memiliki karakteristik berupa sifat yang keras. Sementara itu, unsur bahan campuran seperti yang sudah disebut sebelumnya mampu meningkatkan kepadatan dan membuat logam ferro jadi tahan karat.

Secara garis umum, logam ferro dapat dikelompokkan ke dalam tiga jenis, yaitu:

  • Baja atau besi tempa – dapat ditempa dan memiliki kadar karbon di bawah 1,7 persen.

  • Besi tuang – tidak bisa ditempa dan memiliki kadar karbon berkisar di antara 2,3 sampai 3,6 persen. Untuk jenis yang berwarna abu kehitaman disebut sebagai besi tuang kelabu karena kandungan karbon di dalamnya tidak bersenyawa dengan besi secara kimia. Sedangkan jenis yang putih disebut besi tuang putih karena karbon di dalamnya bersenyawa dengan besi.

  • Besi mentah atau besi kasar – memiliki kadar karbon di atas 3,7 persen.

2. Logam Non Ferro

Sementara itu, logam non ferro merupakan jenis logam berdasarkan bahan yang tidak mengandung bagian besi, sehingga disebut juga sebagai logam bukan besi. Biasanya, jenis logam yang satu ini umum digunakan sebagai bahan campuran besi atau baja dan dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki sifat-sifat dari besi atau baja tersebut.

Secara garis besar, tidak ada karakteristik umum yang menggambarkan logam ferro, kecuali bahwa karakteristik tersebut adalah karakteristik asli dari masing-masing jenis logam. Singkatnya, tiap jenis logam yang masuk ke dalam kategori ini masih memiliki sifat aslinya.

Selain dicampur dengan logam ferro, logam non ferro dapat digabungkan juga dengan logam non ferro lainnya. Dari percampuran ini, Anda bisa mendapatkan hasil dengan sifat atau karakteristik yang benar-benar baru, dan berbeda dengan sifat asli logam non ferro yang menjadi bahan campurannya.

Ada berbagai contoh logam non ferro yang bisa Anda temukan di dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

  • Alumunium – banyak digunakan dalam rumah tangga dan industri. Karakteristiknya meliputi bobot yang ringan, konduktivitas listrik dan panas yang tinggi, tidak bersifat magnetis, tidak pudar, punya kekuatan yang tinggi, dapat difabrikasi dan dibentuk dengan mudah, tahan karat, dan punya titik didih rendah.

  • Magnesium – dapat diperoleh dalam bentuk hasil pengecoran (wrought) dan bisa digunakan sebagai bagian dari komponen aircraft maupun di dalam kembang api dan petasan (60 persennya). Magnesium punya beberapa sifat seperti bobot yang ringan dan lunak, modulus elastis yang rendah, afinitas tinggi terhadap oksigen, punya titik didih rendah, dan rentan berkarat di lingkungan air laut.

  • Seng – bijih seng adalah bijih logam yang paling banyak ditambang setelah seng sulfide (sfalerit) dan menempati urutan ke-24 daftar unsur yang jumlahnya paling melimpah di kerak bumi. Karakteristik seng meliputi warna putih kebiruan untuk bijih seng murni, sifat larutan yang beracun, tahan karat dalam situasi lembap, dan dapat dibentuk, ditarik, ditempa, maupun dirol dengan baik dalam suhu 100-150 derajat Celcius.

Secara umum logam non ferro bisa digolongkan menjadi :

  • Logam berat : nikel, seng, tembaga, timah putih dan timah hitam
  • Logam mulia/murni : emas, perak, platina
  • Logam ringan : alumunium, barium, kalsium
  • Logam refraktori/tahan api : Molibdenum , titanium, wolfram, zirkonium
  • Logam radio aktif : radium dan uranium.

Demikian informasi yang dapat Admin CekBahanBangunan.com sampaikan terkait Pengelompokan Logam Berdasarkan Bahannya semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua terkait jenis metal yang ada di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *