Pengertian Pigmen Beserta Jenis Dan Fungsinya

Pigmen adalah

cekbahanbangunan.com – Dalam istilah pewarnaan kita dapat mengatakan bahwa pigmen adalah zat warna. Dikutif dari lama wikipedia Pigmen atau zat warna merupakan zat yang dapat merubah warna cahaya tampak sebagai akibat proses absorpsi selektif terhadap panjang gelombang pada kisaran tertentu. Zat warna ini tidak menghasilkan warna tertentu sehingga berbeda dari jenis zat-zat pendar.

Cara kerjanya adalah dengan menyeleksi panjang gelombang sehingga bisa menampilkan warna tertentu. Seperti yang kita ketahui, tiap panjang gelombang memiliki tampilan warna sendiri. Pada zat ini, gelombang degan panjang tertentu diserap sehingga yang dipantulkan adalah yang tidak diserap. Zat warna ini berbeda dengan zat pendar yang bisa menghasilkan warna secara internal. Pada zat pendar, warna dipancarkan karena ada reaksi kimia pada bahan tersebut.

Jenis-jenis Pigmen Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya, kita bisa membagi zat ini menjadi beberapa kelompok:

  1. Warna. Fungsinya adalah memberikan warna pada suatu permukaan benda. Cat yang memiliki fungsi seperti ini biasanya dinilai berdasarkan cover area atau daya tutupnya, yakni sampai seberapa banyak produk cat bisa menutupi media dengan warnanya dalam kualitas standar.
  2. Warna terang, yang berfungsi memberikan efek metalik. Beberapa produk cat juga memiliki kandungan ini.
  3. Extender, berfungsi menambnahkan kekuatan, meningkatkan kekentalan, dan  mencegah terjadinya pengendapan.
  4. Flatting, berfungsi untuk mengurangi kilap. Zat ini biasanya dipakai pada finishing dengan tingkat kilau doff. Karena adanya tambahan bahan inilah, biasanya cat doff atau yang kilaunya rendah dihargai lebih mahal dibanding yang tingkat kilaunya glossy (tinggi).

Baca juga: Mengenal Cat Dekoratif, Dari Segi Manfaat dan Kelebihan Yang Ditawarkan

Macam-macam Pigmen menurut Bahan Pembuatnya

Selain bisa dibedakan berdasarkan sifatnya, zat warna ini juga bisa dibedakan menurut bahan pembuatnya, yaitu:

Organik

Biasanya terbuat dari senyawa organik seperti karbon. Contohnya Lithol Rubine BK, Fast Red 2R, Red 57:1, Phthalocyanine Blue.

Sifat

  1. Memiliki kualitas yang beragam, terutama dalam hal ketahanan. Penggunaan tiap tipe dengan kondisi di mana bahan tersebut harus diperhatikan baik-baik. Misalnya, untuk penggunaan indoor vs outdoor.
  2. Menghasilkan warna yang kaya dan cerah. Variasi warna akan terbentuk lebih kaya dengan zat ini.
  3. Apabila dibandingkan dengan yang anorganik, ketahanannya terhadap panas memang kurang.

Anorganik

Terbuat dari mineral dan garam logam. Keduanya bia terbentuk secara alami dan diambil sebagai bahan galian ataupun dari sintesis di pabrik. Contohnya adalah middle chrome-pigment yellow 34 dan bronze powder dengan hasil warna metalik.

  • Sifat: Salah satu sifat paling menonjol zat warna inorganik adalah ketahanannya terhadap sinar UV yang tinggi. Hal ini bisa dimengerti mengingat kebanyakan zat warna anorganik terbuat dari bahan metal.

Apa saja Manfaat Pigmen?

Sebagaimana dijelaskan di atas, bahan ini bisa memberikan beberapa manfaat, seperti:

  1. Mencegah korosi atau proses oksidasi (anti korosi)
  2. Memberikan warna pada media
  3. Memberikan daya tutup (terkait fungsi warna)

Contoh Produk

Salah satu produk zat warna yang paling sering digunakan adalah Titanium Dioxide. Zat warna ini (TiO2) sering digunakan pada bahan finishing / cat tembok. Kualitasnya yang menjadikannya terkenal adalah karena ketahanannya terhadap sinar UV dan tidak menyebabkan efek yellowing (penguningan).

Istilah yang Perlu Diketahui

  1. Mass Color, adalah istilah yang menunjukkan partikel warna dalam kekuatan penuh
  2. Tinting strength, kemampuan zat memberikan warna pada media dengan warna putih
  3. Hiding power atau daya tutup, kemampuan bahan menutup media yang warnanya berbeda
  4. Oil Absorption, adalah jumlah linseed oil yang diperlukan untuk membasahi zat warna ini
  5. Lightfastness, terkait dengan radiasi sinar matahari merupakan penyebab perubahan warna
  6. Exterior durability, yakni ketahanan ketika cat saat diletakkan dalam kondisi eksterior. Ketahanan ini biasanya dipengaruhi resi pengikat yang berdampak pada zat warna, namun sebetulnya tidak bergantung pada ketahanan zat warna itu sendiri
  7. Bleeding, munculnya warna merah atau maroon dari lapisan cat bawah pada lapisan cat di atasnya yang warnanya lebih muda

Demikian informasi yang dapat Admin sampaikan seputar Bahan Bangunan mengenai Pengertian Pigmen Beserta Jenis Dan Fungsinya, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua terkait jenis yang dapat Anda terapkan dalam konturuksi bangunan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *