Yuk, Berkenalan dengan 7 Jenis Genteng Ini!

Yuk, Berkenalan dengan 7 Jenis Genteng Ini

cekbahanbangunan.com – Seperti yang barangkali sudah Anda ketahui, ada berbagai jenis genteng yang bisa Anda temukan di pasaran. Masing-masing bukan hanya memiliki nama yang berbeda, tapi juga kelebihan dan kekurangannya tersendiri.

Nah, tanpa buang lebih banyak waktu lagi, yuk kenali apa saja jenis dan model genteng rumah di Indonesia yang bisa Anda pilih untuk kebutuhan Anda!

Genteng Asbes

Genteng asbes terbuat dari gabungan enam jenis mineral silikat alam. Beberapa keunggulannya meliputi harga yang relatif murah dan kemudahan saat pemasangan. Di samping itu, proses pemasangannya juga tidak membutuhkan kayu reng dalam jumlah besar.

Meski demikian, jenis genteng yang satu ini memiliki kekurangan yang bisa dibilang jauh melampaui kelebihannya. Pasalnya, penggunaan genteng asbes sudah dibuktikan secara ilmiah mampu menyebabkan risiko masalah kesehatan yang serius.

Hal ini dikarenakan partikel serat asbes yang jika rontok bisa dengan mudah terhirup dan masuk ke dalam paru-paru. Nah, hal inilah yang membuat pemasangan genteng ini bisa mengakibatkan kanker paru-paru.

Genteng Kaca

Untuk genteng kaca, idealnya jenis yang satu ini dipasang hanya untuk area-area tertentu saja yang membutuhkan penerangan dari sinar matahari secara alami. Karenanya, pemasangannya bisa membuka cahaya alami. Apalagi, genteng ini juga bisa melindungi ruang di bawahnya dari risiko karena kelembaban dan jamur, serta mempertegas kesan modern bangunan. Kekurangannya sendiri adalah sifatnya yang gampang pecah dan penggunaan yang berlebihan bisa menyebabkan suhu di dalam ruangan naik.

Genteng Keramik

Walaupun punya nama genteng keramik dan memang terbuat dari keramik, bahan baku utamanya tetap tanah liat. Hanya saja, genteng ini melalui proses finishing dengan menambahkan lapisan pewarna glatzur. Selain itu, genteng keramik juga tahan lama, kuat dan kokoh, dan punya warna yang tidak mudah pudar.

Sedangkan kekurangannya meliputi proses pemasangan yang cukup sulit karena harus teliti untuk menghindari risiko kebocoran dan kemiringan pemasangan yang tepat agar air hujan bisa mengalir dengan baik. Pemasangannya juga membutuhkan baut untuk posisi genteng yang pas dan kuat.

Baca Juga : Desain Atap Rumah Beserta Fungsi dan Kegunaannya

Genteng Metal

Jenis genteng metal punya bentuk seperti lembaran seng dengan pemasangan yang mirip, yaitu harus ditanam di balok gording rangka atap menggunakan sekrup. Meski begitu, prosesnya terbilang sangat cepat dan mudah. Selain itu, ukuran genteng metal juga lebar sehingga lebih hemat. Soal karat dan lumut pun sudah diantisipasi karena sudah diberi pelapis anti-karat dan anti-lumut. Hanya saja, proses pemasangannya harus dilakukan secara cermat agar tampilannya tidak berantakan.

Genteng Tanah Liat

Nah, kalau jenis genteng yang ini pasti semuanya sudah familiar. Harganya yang ekonomis, bobotnya yang ringan, dan bahannya yang cukup kuat menjadikan genteng tanah liat favorit masyarakat Indonesia.

Hanya saja, proses pemasangannya harus sangat teliti untuk menghindari risiko kebocoran, dan masih harus diberi lapisan glatzur agar permukaannya tidak mudah ditempeli lumut atau jamur. Selain itu, pemasangannya perlu dilakukan dengan pola zigzag dan sambungan inlock, yang bisa jadi cukup merepotkan.

Genteng Beton

Genteng beton biasanya dicetak dengan bentuk seperti genteng tanah liat, namun dari material yang berbeda. Pemasangannya sendiri biasanya untuk rumah dengan desain minimalis. Karena pilihan material utamanya, genteng ini sudah teruji kualitas dan keawetannya, bahkan tahan dari segala jenis cuaca dan mampu meminimalisir risiko kebakaran. Hanya saja, tak perlu dipertanyakan lagi kalau jenis genteng ini punya bobot yang berat. Harganya pun lebih mahal.

Genteng Aspal

Pembuatan genteng aspal dilakukan dengan mencampurkan aspal dengan berbagai bahan lainnya. hasilnya adalah atap yang lebih ringan dibandingkan atap keramik atau metal. Selain itu, genteng aspal juga tahan angin dan api sekalipun.

Permukaannya pun sudah diberi pelapis anti-pudar dan anti-jamur untuk menjaga penampilan dan daya tahannya. Meski demikian, jenis genteng ini cukup mahal dan butuh rangka atap yang benar-benar kuat agar bisa menopang beban genteng.

Demikian informasi yang dapat Admin sampaikan seputar Bahan Bangunan Yuk, Berkenalan dengan 7 Jenis Genteng Ini! semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua terkait jenis yang dapat Anda terapkan dalam konturuksi bangunan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *